RENSTRA

Berpedoman Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2010 Tentang Peraturan Perubahan atas peraturan Kepala Arsip nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009 Tentang Renstra ANRI 2010-2014. Program dan kegiatan kearsipan dalam kurun waktu 5 tahun mendatang adalah memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang eksistensi arsip dan bagaimana mengakomodir berbagai tuntutan dan harapan masyarakat terutama pelayanan kearsipan yang sampai saat ini belum berjalan secara optimal dengan Strategi Menciptakan program/kegiatan kearsipan sebagai penjabaran dari RPJMD Prov/kab 2013-2017. Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur kearsipan, Meningkatkan kegiatan sosialisai kearsipan, penyiapan regulasi di bidang kearsipan, pembangunan sarana/prasarana pelayanan arsip. Kebijakan yang ditetapkan untuk, meningkatkan dan mengembangkan sumber daya aparatur untuk pengelolaan dan pelayanan kearsipan, penciptaan motivasi kerja bagi seluruh pengelola kearsipan, antara lain melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, peningkatkan kualitas pelayanan kearsipan, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung dan memperlancar tugas-tugas kearsipan dan pelayanan kearsipan.

  • Penentuan Isu-isu Strategis

Keberadaan arsip sebenarnya sudah terjadi semenjak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia; bahkan jauh sebelumnya arsip sudah dikenal,   dipelihara dan dilestarikan. Kenyataan menunjukkan bahwa walaupun keberadaan arsip sudah ada sejak puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu, namun yang terjadi bahwa arsip masih menjadi sesuatu yang asing dan tidak berguna.

Sebagai salah satu sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kota Kupang, Kantor Arsip dan Dokumentasi Daerah Kota Kupang dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya juga terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi permasalahan pelayanan antara lain:

  1. Rendahnya apresiasi dan pemahaman arsip oleh aparatur pemerintah, lembaga swasta dan masyarakat pada umumnya, sehingga perhatian dan kepedulian terhadap kearsipan bukan menjadi hal yang prioritas.
  2. Terbatasnya alokasi dana untuk mendukung program/kegiatan kearsipan.
  3. Rendahnya kualitas sumber daya aparatur di bidang kearsipan, sehingga kegiatan kearsipan tidak berjalan secara optimal.
  4. Rendahnya minat Pegawai Negeri Sipil untuk menekuni bidang tugas kearsipan, karena pekerjaan kearsipan masih dianggap atau dipandang sebagai sesuatu yang tidak berguna. Hal ini berakibat pada terbatasnya tenaga-tenaga fungsional arsiparis di Unit Kerja/SKPD.
  5. Rendahnya perhatian dan kepedulian pimpinan terhadap pekerjaan arsip di lingkungan kerjanya, hal ini berakibat bahwa arsip tidak tertata dan tersimpan secara baik bahkan menjadi sampah di ruangan kerja.
  6. Terbatasnya sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan tugas kearsipan, antara lain belum tersedianya (dibangun) tempat penyimpanan arsip yang representatif atau Depo Arsip.
  7. Pelaksanaan akuisisi arsip belum berjalan optimal karena keterbatasan dana, sarana dan prasarana, termasuk terbatasnya tenaga-tenaga pengelola arsip, baik yang ada di Kantor Arsip Daerah maupun di Unit Kerja/SKPD. Hal ini mengakibatkan arsip-arsip yang berada di SKPD tingkat Kota Kupang tertumpuk dalam jumlah yang sangat besar, dan berakibat pada lingkungan kerja yang tidak kondusif dan mengganggu kesehatan.

Selanjutnya, berdasarkan uraian di atas maka ke depan isu strategis yang perlu dilakukan yaitu:

  1. Penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah, antara lain menyiapkan sarana dan prasarana kearsipan yang memadai seperti tempat penyimpanan arsip (depo arsip) yang representatif, baik untuk tempat penyimpanan arsip maupun sebagai sarana/ pelayanan kearsipan bagi masyarakat yang membutuhkannya.
  2. Peningkatan kualitas pelayanan publik yakni memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan berkualitas kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kearsipan.
  3. Meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur, yakni membangun sumber daya manusia yang handal, terampil dan professional serta mempunyai dedikasi dan kepedulian dalam memberikan pelayanan kearsipan, penataan, pengelolaan, penyelamatan dan pelestarian arsip.
  4. Pembinaan dan pengembangan aparatur,   yakni meningkatkan kualitas pembinaan kearsipan terutama kepada seluruh jajaran pemerintahan di Kota Kupang guna mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat.
  5. Perencanaan sosial budaya, yakni melalui tugas dan fungsi arsip dapat mengungkapkan kembali kekayaan budaya yang menjadi ciri khas masyarakat Kota Kupang namun mulai memudar/hilang karena kemajuan jaman.
  6. Membangun dan menciptakan masyarakat sadar arsip, di tengah-tengah tantangan globalisasi yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta modernisasi di segala bidang.
  7. Membangun Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN) di Provinsi NTT dan di Kabupaten/Kota dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, yang merupakan sistem jaringan informasi dan sarana pelayanan informasi arsip statis secara nasional dan daerah secara lengkap, cepat, akurat, mudah dan murah.
  8. Membangun kerjasama dibidang kearsipan dengan instansi/lembaga pemerintahan/swasta baik di dalam maupun di luar negeri.
  9. Menyiapkan regulasi bidang kearsipan di Kota Kupang antara lain dalam bentuk Peraturan Daerah yang akan menjadi pedoman bagi terselenggaranya pembangunan kearsipan di Kota Kupang.

ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

  • Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD
  1. Terbatasnya alokasi dana untuk mendukung program /keagiatan kearsipan dan dokumentasi.
  2. Rendah dan terbatasnya kualitas sumber daya aparatur di bidang kearsipan, sehingga tidak menunjang pelaksanaan kegiatan kearsipan secara optimal.
  3. Belum adanya tenaga arsiparis pada Kantor Arsip dan dokumentasi Daerah Kota Kupang serta di setiap SKPD.
  4. Terbatasnya sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan tugas kearsipan termasuk Gedung kantor, dimana sementara ini menempati salah satu Rumah Dinas Camat karena belum mempunyai Gedung yang representatif.
  5. Belum terealisasinya pembangunan Depo Arsip yang representatif yang berdampak pada belum tertatanya arsip dengan baik.
  6. Terbatasnya sarana prasarana jaringan sistem informasi kearsipan dan dokumentasi
  • Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala daerah dan wakil kepala daerah Terpilih

Berdasarkan Visi, Misi serta program Walikota Kupang terpilih, maka tugas dan fungsi Kantor Arsip dan Dokumentasi daerah Kota Kupang terkait kebijakan pembangunan kearsipan dan dokumentasi periode 5 Tahun kedepan 2013-2017 yakni : mewujudkan keamanan, ketertiban dan pelestarian serta penyediaan arsiparis yang handal, dengan 4 program pembangunan pada urusan kearsipan yang dilaksanakan yaitu:

  1. Program perbaikan system administrasi kearsipan
  2. Program penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah
  3. Program pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana kearsipan
  4. Program peningkatan kualitas pelayanan informasi
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s